Presiden Bolivia Evo Morales Mencalonkan Diri untuk Keempat Kalinya

Presiden Bolivia Evo Morales Mencalonkan Diri untuk Keempat Kalinya

KOMPASCOM – Presiden Bolivia, Evo Morales, ulang mencalonkan diri untuk jaman jabatan keempatnya. Dalam kampanye yang terjadi pada Sabtu (18/5), Morales memperlihatkan bakal ulang mencalonkan diri sebagai presiden dalam Pemilu Bolivia pada Oktober 2019.

Dalam konstitusi Bolivia yang disahkan Morales pada 2009, jaman jabatan presiden di negara Amerika Selatan itu dibatasi selama dua periode. Dalam satu periode, presiden di Bolivia menjabat selama lima tahun. Namun, pada 2016, ada referendum yang menghapus batas jaman jabatan itu.

Pernyataan bakal ulang maju untuk jaman jabatan keempatnya diucapkan Morales di depan sejumlah pendukungnya. Mereka berkumpul di landasan pacu bandara Chimore, Provinsi Carrasco.

“Lima tahun ulang untuk menanggung kebebasan hidup,” kata Morales seperti dikutip AFP, Minggu (19/5).

“(Dalam) 10 tahun, bisa saja 15 tahun, paling lama 20 tahun, Bolivia bakal menjadi kemampuan ekonomi,” sambung Morales. POKER PULSA

Evo Morales terpilih menjadi Presiden Bolivia pertama kali pada 2006. Dia merupakan warga asli Amerika pertama yang menjadi presiden di negara itu.

Sosok Morales diakui sebagai salah satu pemimpin di Amerika Latin yang melawan efek Amerika Serikat. Dia melawan lobi Amerika Serikat yang dambakan memusnahkan koka, bahan baku kokain, di Bolivia. Morales berasumsi tanaman itu bukan cuma mampu dipakai untuk bahan narkotika, tapi mampu dimanfaatkan dalam penggunaan lain.

MENCALONKAN ULANG DIRI SEBAGAI PRESIDEN

Selama menjabat sebagai presiden, Morales mengeluarkan 94 dekrit dan 13 undang-undang yang terlalu mungkin berlangsungnya proyek tanpa lelang. Kebijakan itu menjadi sorotan lawan politik Morales, Oscar Ortiz. Menurut Ortiz yang merupakan calon presiden berasal dari partai beraliran ekstreme kanan, proyek di masa Moralez udah menghabiskan anggaran sebesar USD 1 miliar. SITUS POKER PULSA 

Bolivia pas ini tetap menjadi tidak benar satu negara paling miskin di Amerika Selatan. Perekonomiannya terkait bersama dengan ekspor gas alam ke Brazil dan Argentina. Selain itu Bolivia terhitung mengekspor litium ke negara-negara lain. DEPOSIT VIA GOPAY

Selama menjabat, Moralez tidak dulu terbukti melakukan korupsi. Hanya saja, dia dikritisi karena kebijakannya yang diakui boros di dalam gunakan anggaran negara. Selain banyak mengeluarkan kebijakan populis, Morales belanja pesawat kepresidenan dan area tinggal presiden yang diakui mewah.

Selain Morales, ada delapan calon lainnya yang dapat melawan calon petahana itu. Namun, belum
ada satu pun dari lawan Morales yang menyampaikan programnya jika terpilih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *