Kerenina Sunny Sebut Steve Emmanuel Alami Gangguan Psikis

Kerenina Sunny Sebut Steve Emmanuel Alami Gangguan Psikis

KOMPASNEWS – Pesinetron Steve Emmanuel pas ini tengah mendekam di balik jeruji besi, lantaran terlibat kasus dugaan penyalahgunaan narkotika. Proses hukumnya pun masih diproses di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Menurut adik dari Steve Emmanuel, Kerenina Sunny, kakaknya sempat mengalami stres ketika berada di didalam Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Apalagi sebelum akan di tangkap, Steve tengah menekuni program pengobatan Obsessive-Compulsive Disorder (OCD). POKER ONLINE

Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) merupakan gangguan psikis yang ditandai bersama dengan asumsi negatif yang sebabkan penderita menjadi gelisah, takut, dan khawatir.

“Gara-gara OCD-nya dia jadi stres. Yang seharusnya tertata dan bersih, jadi ada masalah kalau dia di didalam (rutan). Ya kalau misalnya, orangnya kembali menekuni program perbaiki diri, terus di setop, yah bingung,” ucap Kerenina ketika ditemui di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (8/4).

Kerenina dan ibunya pun sempat membesuk mantan kekasih Andi Soraya itu di di dalam penjara. Kala itu, Steve Emmanuel hanya memperlihatkan muka yang tenang dan tersenyum pas dibesuk bagian keluarganya.

“Jujur, pas aku besuk kemarin sama ibu saya, pertama kali dia senyum dan ketawa sedikit. Pas kami balik, ya muka dia tegang,” tuturnya.

“Keluarga kami amat besar, kami enam saudara, hanya ada 3 di sini, yang lain di luar negeri. Buat Steve ya, mulai sendirian karena banyak keluarga tidak di sini,” sambungnya.

Program pengobatan Obsessive-Compulsive Disorder (OCD)

Kepergian sang ayah terhadap 2002 atau dikala Steve berusia 17 tahun, menambah kesepian hati pria berdarah campuran Indonesia-Amerika Serikat itu.

Selain itu, Steve yang miliki kebiasaan hidup bersih dan nyaman, kini mesti miliki kebiasaan share daerah tidur bersama dengan para tahanan lainnya. Bahkan soal kebutuhan dan perlengkapan sang anak, Darren Sterling, Steve yang biasa mengurusnya. DEPOSIT VIA GOPAY 

“Dia itu seluruh mesti bersih. Jadi ya aku paham, kecuali tidak dapat kontrol. Dia seluruhnya mesti rapi, bersih, dan lain-lain. Anak dia sudi sekolah, sudi graduate, sudi pindah dan lain-lain, seluruh aktivitas, dia sebagai kakak dan ayah berasal dari anaknya,” ungkapnya.

Miss Indonesia 2009 ini termasuk menilai bahwa Steve mestinya tidak ditahan di didalam penjara, melainkan ditempatkan di panti rehabilitasi.

“Rehabilitasi spesifik untuk adiksi dan mental para pengguna. Itu fungsinya. Makanya dibuat tempat spesifik untuk rehab bikin Steve, tersedia pembekalan doa, olahraga. Intinya agar jadi lebih sehat. Tempat yang tersedia harus khusus. Tempat itu (penjara) dapat bikin dia sakit dan stres,” imbuh Kerenina Sunny.

Steve Emmanuel diciduk bersama barang bukti 92,04 gram kokain dan sebuah alat hisap yang disebut Bullet di Kondominium Kintamani, Jakarta Selatan terhadap 21 Desember 2018.

Steve Emmanuel didakwa dua pasal oleh jaksa penuntut umum (JPU) didalam sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Dua pasal yang didakwakan meliputi Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, serta Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *