Yang Salah dan Berakibat Fatal saat Merawat Bulu Mata

Salah dan Berakibat Fatal saat Merawat Bulu Mata

KompasCom –¬†Kaum hawa selalu mencari cara agar terlihat prima. Setiap bagian tubuh dipercantik, termasuk bulu mata yang dibuat melentik.

Bulu mata yang panjang, lentik, dan lebat diidamkan banyak perempuan. Tak sedikit perempuan yang rela merogoh kocek untuk membeli produk perawatan bulu mata, maskara, bulu mata palsu, atau bahkan melakukan perpanjangan bulu mata. Deposit Via Pulsa

Namun, ada beberapa kesalahan kecil yang kerap dilakukan saat berupaya mempercantik bulu mata. Kesalahan-kesalahan kecil itu bisa berakibat fatal. Alih-alih membuat cantik dan sehat, bulu mata justru menjadi rusak. Mengutip The List, berikut beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan pada bulu mata.

1. Menjepit bulu matamu setelah memakai maskara

Jangan menjepit bulu mata setelah mengaplikasikan maskara. Kebiasaan ini dapat merusak kulit ari dan menyebabkan bulu mata rontok.

Cara yang benar adalah menjepitnya terlebih dahulu untuk kemudian mengaplikasikan maskara. Namun, perlu dicatat, Anda tak perlu menjepit bulu mata terlalu dekat dengan bagian akarnya.

2. Tidak mengganti bantalan penjepit bulu mata

Bantalan silikon di penjepit bulu mata hanya bertahan sekitar tiga bulan. Jika Anda tak menggunakannya secara rutin setiap hari, bantalan itu bisa digunakan hingga enam bulan.

Jangan lupa juga untuk membersihkan penjepit bulu mata sekali dalam dua pekan. Cukup gosok penjepit dengan kapas yang telah dibasahi dengan penghapus make up atau baby oil.

3. Tidur dengan maskara

Tidak menghapus maskara sebelum tidur hanya akan mengancam kesehatan mata. Akademi Oftalmologi Amerika menemukan seorang perempuan yang terserang konjungtivis folikuler dan pengikisan kornea lantaran tak membersihkan bulu matanya selama 25 tahun. Tumpukan maskara di bawah kelopak mata dapat menyumbat kelenjar minyak. Penyumbatan ini menjadi sarang bakteri dan memicu peradangan.

4. Memakai bulu mata palsu yang terlalu berat

Rasanya memang kurang afdol saat bulu mata palsu yang digunakan tak penuh dan panjang. Namun, ahli kecantikan Talin Hagnazarian mengatakan, bulu mata palsu yang terlalu berat dan panjang dari bulu mata asli bisa merusak folikel dan menyebabkan kerontokan karena tak mampu menahan beban.

Untuk urusan ini, Anda bisa berkonsultasi dengan spesialis bulu mata di salon terpercaya untuk menghindari penggunaan bulu mata palsu yang salah.

5. Memakai maskara kadaluwarsa

Maskara adalah produk kecantikan yang paling cepat kadaluwarsa. Jangka waktunya hanya berkisar 2-3 bulan setelah dibuka. Mengingat harga maskara yang cenderung mahal, berat rasanya membuang maskara sebelum isinya benar-benar habis.

Namun, kebiasaan itu bakal berujung pada menumpuknya bakteri pada sikat maskara. Saat Anda mengoleskan maskara, artinya Anda sedang menumpuk bakteri di bulu mata sendiri. Lama kelamaan, kebiasaan itu bisa berujung infeksi mata.

6. Mencabut paksa bulu mata palsu

Jangan pernah mencabut bulu mata palsu yang Anda gunakan secara paksa. Cabutlah dengan lembut. Aplikasikan pembersih berbasis minyak di sekitar lem bulu mata dengan kapas. Setelah lem melonggar, cabutlah perlahan untuk menghindari bulu mata asli yang ikut tercabut.

7. Selalu menggunakan maskara waterproof

Maskara waterproof banyak disukai karena sifatnya yang tahan air. Maskara yang satu ini selalu jadi pilihan saat berlibur di pantai atau berenang.

Namun, sifatnya yang tahan air membuatnya sulit dibersihkan. Hal itu bisa merusak bulu mata, apalagi jika keliru saat membersihkannya. Ganti dengan maskara berbahan polimer yang hanya membutuhkan air hangat untuk membersihkannya.

8. Mewanai bulu mata

Menghitamkan bulu mata tengah menjadi tren. Itu dilakukan untuk membuat bulu mata terlihat lebih tebal.

Namun, dermatologis Jessica Krant menjelaskan, prosedur tersebut harus dilakukan oleh salon yang bersertifikat dan bahan pewarna yang terdaftar secara resmi.

Food and Drug Administration (FDA) mencatat beberapa kasus di mana pewarna bulu mata dan alis permanen menyebabkan cedera mata yang serius, termasuk kebutaan.

Sumber : cnnindoneisa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *