Ini Alasan Kamu Harus Menghentikan Meniup Makanan Panas
Ini Alasan Kamu Harus Menghentikan Meniup Makanan Panas
Ini Alasan Kamu Harus Menghentikan Meniup Makanan Panas

KOMPASCOM Ini Alasan Kamu Harus Menghentikan Meniup Makanan Panas. Saat menyantap makanan atau minuman panas kita cenderung meniupnya agar lebih cepat dingin dan bisa segera di konsumsi. Namun sebaiknya kebiasaan tersebut mulai di hindari karena ternyata bisa memicu hal negatif bagi kesehatan.

Berikut Ini Alasan Kamu Harus Menghentikan Meniup Makanan Panas.

1. Membuka peluang kontaminasi virus dan bakteri

Dengan meniup makanan potensi kuman maupun virus di mulut untuk berpindah ke makanan akan semakin besar. Jika kita mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi akan ada peluang untuk tertular juga.
Misalnya virus influenza dan TBC yang penyebarannya bisa secara langsung bahkan melalui udara. Penyakit lebih serius seperti hepatitis juga bisa menular dengan kegitan sederhana ini.

2. Memicu masalah kesehatan

Uap air yang bereaksi dengan CO2 atau gas karbondioksida yang keluar dari mulut akan membentuk senyawa asam karbonat carbonic acid. Karena bersifat asam hal ini bisa memicu ketidakseimbangan pH dalam darah.
Meski demikian sejumlah ahli masih memperdebatkan pernyataan ini. Karena sebagian berpendapat reaksi uap air H2O dan CO2 terjadi pada suhu dan tekanan tinggi. Asam karbonat H2CO3 baru terbentuk pada 25 derajat celcius Kc = 1.70 x 10-3. Di samping itu H2CO3 termasuk asam yang lemah layaknya cuka yang cukup aman jika masuk ke dalam tubuh.
Masalah lain yang mungkin akan timbul adalah jika makanan mengandung kalsium oksida CaO. Saat makanan dengan senyawa tersebut di tiup dan bereaksi dengan CO2 dalam napas. Maka akan menghasilkan batu kapur CaCO3. Endapan CaCO3 dalam jumlah banyak bisa memicu terbentuknya batu ginjal.

3. Meniup makanan di anggap sesuatu yang tidak sopan

Tidak hanya punya dampak bagi kesehatan kegiatan kecil ini termasuk melanggar etika makan di sejumlah tempat. Salah satunya Amerika Serikat. Meniup makanan yang masih panas untuk mendinginkannya di anggap tidak sopan. Mereka cenderung menunggu sejenak makanan atau minuman hingga suhunya tidak terlalu panas baru kemudian menyantapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *