Sepasang Pelajar Kubur Bayi dalam Kondisi Hidup

KOMPASCOM –¬†Entah apa yang ada di pikiran Rizalul Mutakin warga Desa Kwangsan RT 06/RW 3 Kecamatan Sedati, Sidoarjo ini. Dia bersama kekasihnya ML, warga Desa Pepe Kecamatan Sedati tega menghabisi bayinya sendiri.

Rizalul dan ML diduga melakukan hubungan terlarang. Namun, bayi yang lahir dari kandungan ML ternyata membuat pasangan kekasih berstatus pelajar itu tidak berkenan.

Saat ini Rizalul masih duduk di bangku kelas XII di sebuah SMK swasta di Sidoarjo. Dia sudah lama berpacaran dengan ML yang juga adik kelasnya.

Hubungan layaknya suami istri membuat ML yang masih duduk di kelas X hamil. Pada pada Minggu lalu (30/12) sekitar pukul 08.00, ML melahirkan di rumah temannya, Angga di Desa Kwangsan.

ML melahirkan tanpa dibantu bidan maupun tenaga medis. ML hanya dibantu temannya dan kekasihnya, Kapolsek Sedati I Gusti Made Merta seperti diberirakan Radar Sidoarjo edisi Kamis (3/1).

Saat itu ML melahirkan bayi perempuan. Namun, kelahiran bayi tak berdosa itu justru membuat Rizalul dan ML bingung.

Apalagi, bayi hasil hubungan gelap itu tidak diketahui oleh orang tua Rizalul ataupun MK. Dari hasil pemeriksaan terhadap Rizalul dia bingung dan ketakutan.

Akhirnya Rizalul kalap. Sekitar pukul 18.00, Rizalul dibantu ML nekat mengubur bayinya di tempat pemakaman Islam di Dusun Wagir Desa Kwangsan. horepoker.com

Pemakaman itu dekat dengan kawasan rumah Angga yang menjadi tempat melahirkan bayi. Rizalul menggunakan cetok untuk membuat makam guna mengubur darah dagingnya sendiri.

Radar Sidoarjo mengabarkan, bayi tersebut dibungkus dengan tas keresek hitam. Selanjutnya, bayi malang itu dimasukkan ke dalam liang lahat di pemakaman.

Berdasar pengakuan Rizalul, bayi itu dikubur dalam kondisi masih hidup. Bahkan, bayi yang umurnya masih dalam hitungan jam itu sempat menangis hingga tangisannya hilang oleh timbunan tanah.

Ari-arinya masih tertanam di tubuh bayi tersebut,I Gusti Made Merta.

Tapi Rizalul terus gelisah. Pada Selasa (1/1) siang, dia menggali makam anaknya.

Rizalul berencana memindahkan makam putrinya. Lokasi makam baru itu di Desa Gisik Cemandi Kecamatan Sedati.

Saat proses pemindahan itulah Rizalul tepergok warga. Polisi lantas menangkapnya di permakam Desa Gisik Cemandi. Kami tangkap dengan barang bukti yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *