Band Wali Siap Bantu Urus Anak Ketiga Aa Jimmy yang Kini Sebatang Kara

Bantu Urus Anak Ketiga Aa Jimmy yang Kini Sebatang Kara

KompasCom – Komedian Aa Jimmy menjadi salah satu korban tsunami Selat Sunda yang terjadi pada 22 Desember 2018 lalu. Kala itu, Aa Jimmy tengah menjadi host dan pengisi acara gathering PLN yang berlangsung di Tanjung Lesung, Banten.

Aa Jimmy bukan satu-satunya korban tewas dalam musibah tersebut. Sang istri, Hati Nur Illah juga meninggal dunia. Keduanya pun dimakamkan bersebelahan di TPU Sirnalaya I Cikaret, Cianjur, Jawa Barat pada 24 Desember 2018.

Selasa (25/12), jenazah anak kedua Aa Jimmy, Naisya Rafani Aradhya yang baru berumur 3 tahun pun ditemukan. Sehari setelahnya, sang kakak, Radea Putri Aninditya juga berhasil diidentifikasi.

Namun, nasib berbeda dialami anak bungsu mendiang Aa Jimmy, Yumna yang diketahui selamat dari terjangan gelombang tsunami. Saat acara berlangsung, Yumna sedang bersama pengasuhnya di penginapan yang lokasinya tidak terlalu jauh dari panggung.

“Ini anak bungsu Aa yang waktu evakuasi kita temukan di puskesmas. Dan pada saat kejadian, anak ini ada di bagian depan cottage sama pengasuhnya,” kata Apoy sembari menggendong Yumna seperti terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @bandwaliofficial.

Sepeninggal orang tua dan kedua kakaknya, bayi berumur tiga bulan itu kini hidup sebatang kara. Meski begitu, Yumna tidak akan merasa sendirian. Apoy dan teman-teman band Wali mengaku siap siaga untuk membantu merawat anak ketiga Aa Jimmy tersebut.

Anak sekecil ini enggak tahu apa-apa, ditinggal oleh kedua orang tuanya dan juga kakaknya. Tapi enggak usah khawatir, ada kami, ada kita semua yang akan terus menjaga anak ini kelak akan menjadi pembela agama Allah. Aamiin,” lanjut Apoy.

Aa Jimmy dan Band Wali sendiri memang cukup dekat lantaran keduanya berada di bawah naungan manajemen yang sama. Tak heran, rekan-rekan Wali langsung ikut turun tangan ketika mengetahui keluarga Aa Jimmy menjadi korban tsunami Selat Sunda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *