Donald Trump Ingin Akhiri Peran AS Sebagai Polisi Dunia

Ingin Akhiri Peran AS Sebagai Polisi Dunia

KompasNews –¬†Presiden Donald Trump menggunakan kunjungan singkatnya ke Irak untuk menjelaskan soal penarikan pasukan Amerika Serikat di berbagai negara. Menurut Trump, AS tidak bisa lagi menjadi polisi dunia dan dimanfaatkan oleh negara-negara lain.

“Amerika Serikat tidak bisa terus menjadi polisi dunia. Sudah cukup,” kata Trump kepada para jenderal di Pangkalan Udara Al-Asad bagian barat Baghdad, Irak, Rabu (26/12).
Komentar ini disampaikan Trump menyusul keputusannya menarik pasukan dari Suriah dan Afghanistan.

Keputusan Trump ini diprotes negara-negara sekutu AS, salah satunya yang paling keras adalah Prancis.
Trump akan menarik secara bertahap sekitar 2.000 tentara AS di Suriah. Sementara setengah dari 14 ribu tentara AS di Afghanistan juga akan dipulangkan.
Trump beralasan, penarikan dilakukan karena ISIS telah terkalahkan dan keberadaan pasukan AS hanya akan menghabiskan anggaran. Ini adalah kebijakan yang didengungkan Trump sejak kampanye presiden 2016 silam.

Tidak adil jika semua beban ada pada kita,” kata Trump di hadapan tentara-tentara AS di Irak.
“Kami tidak ingin lagi dimanfaatkan oleh negara-negara yang menggunakan militer kami untuk melindungi mereka. Mereka tidak membayar dan mereka seharusnya membayarnya,” lanjut Trump lagi.

Keputusan Trump ini tidak hanya diprotes negara-negara sekutu, tapi juga menteri pertahanannya sendiri, Jim Mattis. Mattis menyatakan mundur dari posisi menhan karena tidak lagi sejalan dengan Trump.
Trump hanya menghabiskan sekitar tiga jam dalam kunjungan perdananya ke Irak itu. Rencana untuk bertemu langsung dengan Perdana Menteri Adel Abdel Mahdi batal dan diganti dengan percakapan telepon dengan alasan keamanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *