20.000 personel keamanan akan dikerahkan untuk 212 reuni

Kompascom 20.000 personel keamanan akan dikerahkan untuk 212 reuni. Pihak berwenang di Jakarta sedang mempersiapkan yang terburuk ketika kelompok Islam 212 Rally Alumni diharapkan berkumpul di alun-alun Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat, meskipun sebelumnya mengklaim bahwa acara tersebut tidak perlu pengaturan khusus.

Kelompok ini dinamai setelah 2 Desember 2016, reli untuk menyerukan penuntutan Gubernur Jakarta saat itu Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama untuk penodaan agama.

Grup berencana untuk bertemu “reuni” tahun kedua pada hari Minggu.

Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Sigit Wijatmoko, mengatakan bahwa acara Car Free Day (CFD) hari Minggu akan dibatasi sebagai akibatnya.

CFD, yang diselenggarakan oleh pemerintah Jakarta, diadakan setiap minggu di jalan utama kota, Jl. Jendral Sudirman dan Jl. MH Thamrin.

“Setelah berkoordinasi dengan polisi, diputuskan bahwa warga akan tetap memiliki acara Car Free Day, tetapi hanya di Jl. Sudirman, ”kata Sigit pada hari Jumat, menambahkan bahwa agensi akan mengerahkan 350 petugas untuk manajemen lalu lintas.

Sementara itu, sekitar 20.000 personel dari Militer Indonesia (TNI), Polda Metro Jaya dan pemerintah kota akan ditempatkan di beberapa lokasi, jurubicara Polda Metro Jaya Kombes. Argo Yuwono mengatakan pada hari Jumat.

Dia mengatakan polisi saat ini sedang mempersiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk hari Minggu.

“Ini akan menjadi situasional di lapangan. Petugas sendiri akan memutuskan apakah akan ada pengalihan lalu lintas, kebijakan contraflow atau open-closed, ”kata Argo.

Juru bicara Polisi Nasional Brigjen. Jenderal Dedi Prasetyo sebelumnya mengatakan bahwa unjuk rasa reuni 212 akan menjadi acara kecil, yang bahkan dapat ditangani oleh Polisi Distrik Gambir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *