Sandi Bantah Goreng Isu Sembako: Itu dari Ibu-ibu, Bukan

KompasNews –¬†Calon wakil presiden 02 Sandiaga Uno kerap menarik perhatian dengan ucapan-ucapannya terkait sembako saat bertemu dengan emak-emak di pasar saat kampanye. Tak jarang juga dia melontarkan kritikan kepada pemerintah terkait harga sembako yang dinilainya masih sangat menyusahkan rakyat.

Sehingga, Presiden Joko Widodo mengingatkan agar masyarakat tak cepat terpengaruh oleh isu sembako yang sengaja digoreng, terutama memasuki masa Pilpres 2019. Namun, Sandi dengan tegas membantah sengaja menggoreng isu sembako, melainkan menerima keluhan-keluhan itu langsung dari masyarakat dan pelaku ekonomi.

“Saya enggak mau tanggapi karena yang cerita soal sembako itu bukan kami, tapi kan dari ibu-ibu yang ngomong, yang bicara seperti itu,” ujar Sandi di Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (19/11).

Sandi kemudian menerangkan cara melihat persoalan harga sembako yang tidak stabil karena tak semua harga juga melambung tinggi. Seperti misalnya di Pasar Induk Kramat Jati yang harganya bisa lebih mahal 10-15 persen dari Pasar Rawamangun.

Untuk menghadapi situasi ini Sandi ingin masyarakat harus lebih didengar, bukan malah dibenturkan dengan data-data statistik. Bahkan, di setiap safari kampanyenya ke pasar-pasar, Sandi selalu terbuka termasuk live melalui akun media sosialnya.

“Ini yang diceritakan ibu-ibu ini harus kita tanggapi, bukan kita lempar dengan statistik. Ini adalah kisah, kisah yang harus kita cermati sebagai aspirasi dan kita harus hadir sebagai calon pemimpin dengan solusi bukan dengan mengeluh,” ungkapnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *