Zanzibar berharap dapat menarik lebih banyak wisatawan Indonesia

Kompascom Zanzibar berharap dapat menarik lebih banyak wisatawan Indonesia. Zanzibar, tempat mendiang bintang rock legendaris Freddie Mercury of Queen lahir, bertujuan untuk menarik wisatawan Indonesia ke kepulauan semi otonom di lepas pantai Tanzania.

Menurut kompascom.net, hanya sejumlah kecil orang Indonesia telah mengunjungi Zanzibar, meskipun banyak kesamaan antara kedua negara dan masyarakatnya.

“Zanzibar dan Indonesia telah menikmati hubungan selama 400 hingga 500 tahun. Cengkeh di Zanzibar berasal dari Indonesia. Di masa lalu, orang Indonesia berdagang rempah-rempah dengan Zanzibar dengan berlayar selama angin Musson.” Kata Zanzibar Informasi, Pariwisata dan Menteri Sejarah Mahmoud Thabit Kombo selama Zanzibar Tourism Show di Jakarta pada hari Selasa.

Mahmoud mengatakan bahwa satu kesamaan adalah bahwa populasi Zanzibar juga didominasi Muslim dan karena itu akan mudah bagi umat Islam Indonesia untuk menikmati pariwisata halal di sana.

Pertemuan bisnis diadakan antara pejabat Kementerian Pariwisata Zanzibar dan para pelaku pariwisata Indonesia untuk memperkenalkan paket wisata Zanzibar. Rencana untuk memperkenalkan penerbangan langsung. Dari Indonesia ke negara adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh Zanzibar untuk memikat wisatawan Indonesia.

“Sekitar 2 juta orang Indonesia bepergian ke luar negeri. Jika kita dapat menarik hanya 1 persen dari mereka, yaitu 20.000, itu akan sangat baik,” kata Mahmoud, menambahkan bahwa lebih sedikit orang Asia yang mengunjungi nusantara daripada orang-orang dari daerah lain.

Turis China merupakan jumlah terbesar wisatawan Asia ke Zanzibar dengan 7.000 pengunjung per tahun, diikuti oleh India dengan 6.000 pengunjung.

Menurut data terbaru, hanya 60 hingga 65 orang Indonesia telah mengunjungi Zanzibar tahun ini.

Dikenal sebagai penghasil bumbu, Zanzibar menawarkan banyak tujuan, termasuk sejarah, budaya, laut, dan tujuan petualangan serta festival tahunan.

Visa pada saat kedatangan tersedia bagi orang Indonesia untuk memasuki Zanzibar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *