Rupiah menguat sebesar 1,15% pada hari Jumat

Kompascom Rupiah menguat sebesar 1,15% pada hari Jumat. Nilai tukar rupiah pada hari Jumat tercatat sebesar Rp 1.594 per dolar Amerika Serikat. Naik 1,15 persen, menurut kurs spot dolar antarbank (JISDOR) di Jakarta.

Ini terjadi setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 6 persen pada Kamis dan di tengah melemahnya dolar AS.

Ini menunjukkan bahwa sentimen positif dari langkah bank sentral lebih kuat dari sentimen negatif dari data perdagangan. Yang menunjukkan defisit perdagangan sebesar 1,82 miliar dolar AS pada Oktober. Defisit tertinggi kedua tahun ini setelah defisit lima tahun tinggi sebesar $ 2,03 miliar pada bulan Juli.

Nilai tukar rupiah turun 12,42 persen terhadap dolar AS hingga Januari hingga Oktober, tetapi dengan data terbaru. Koreksi tahunan (ytd) menyusut menjadi 7,74 persen.

Namun, kinerja rupiah masih terburuk kedua di wilayah ini setelah rupee India.

Pelemahan peso Filipina juga menyempit menjadi 6,26 persen setelah bank sentral Filipina juga meningkatkan tingkat referensi sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen pada Kamis.

Seorang analis perusahaan sekuritas Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail, memperingatkan bahwa dolar bisa menguat lagi sebagai akibat dari ketidakpastian di Uni Eropa menyusul pengunduran diri menteri dari Kabinet Perdana Menteri Inggris Theresa May atas perjanjian Brexit yang diusulkan May.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *