Ciri Khas Makanan Empat Negara Yang Berbau Busuk

KOMPASCOM – BEDA negara beda pula makanan khas yang dimilikinya. Indonesia sendiri terkenal dengan berbagai olahan yang kaya cita rasa akan rempah-rempahnya. Pada umumnya makanan memiliki aroma yang nikmat dan menggoda selera. Karena salah satu daya tarik utama dari sebuah makanan, selain dari penyajiannya yang baik , tentunya dari aromanya yang membangkitkan nafsu makan.

 

Empat Negara Ini Miliki Makanan Khas Nasional yang Berbau Busuk :

 

1. Balut – Filipina

Balut adalah telur yang berisi embrio bebek/ayam berumur sekitar 18-21 hari. Makanan ini, konon berasal dari China dan dikenal dengan sebutan maodan yang sering dijual oleh pedagang kaki lima. Sebelum bisa disantap, telur harus direbus terlebih dahulu selama 20 menit. Tentu saja embrio di dalamnya direbus dalam keadaan hidup-hidup.

 

 

2. Anggur Ular (Snake Wine) – Tiongkok

Bir Ular ini merupakan satu minuman beralkohol yang dibuat dengan mencampurkan ular ke dalam anggur beras atau gandum. Ular dibiarkan larut dalam alkohol hingga mengeluarkan ekstrak racun. Racun tersebut dipercaya tak berbahaya bagi kesehatan lantaran sudah dinetralkan menggunakan cairan etanol sehingga kandungan racun tidak aktif.

 

 

3. Hiu Busuk (Hakarl) – Islandia

Makanan ini merupakan salah satu makanan yang paling berbau busuk yang ada di dunia. Makanan khas Islandia ini, merupakan hidangan wajib dalam Thorrablt, festival pertengahan musim dingin Islandia yang berawal dari abad 19, dikutip dari Wikipedia. Makanan ini terbuat dari dagingikan hiu Greenland, yang terkenal dengan kandungan konsentrasi racun yang sangat tinggi dan memiliki bau sangat busuk.

 

 

4. Haggis – Skotlandia

Aneka jeroan memang seperti usus, paru dan hati, bukan makanan populer di negara-negara selain Asia seperti Indonesia. negara Barat jeroan hewan justru dijual sangat murah, bahkan diberikan pada hewan peliharaan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *