La Nyalla : Saya minta maaf Kepada Presiden Jokowi karena menyebarkan kebohongan

Kompascom – La Nyalla : Saya minta maaf Kepada Presiden Jokowi karena menyebarkan kebohongan. Ketua organisasi pemuda Pemuda Pancasila (PP), La Nyalla Mattalitti, 59. Telah meminta maaf kepada Presiden Joko “Jokowi” Widodo karena menyebarkan desas-desus bahwa yang terakhir adalah anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) yang sekarang sudah mati.

“Saya minta maaf karena saya juga ikut menyebarkan informasi negatif selama pemilihan presiden 2014. Termasuk masalah bahwa Jokowi adalah keturunan dari anggota dan pendukung PKI,” La Nyalla mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan 30 menit dengan Presiden di Surabaya , Jawa Timur, pada hari Minggu.

Pada lomba 2014, La Nyalla, mantan tersangka korupsi yang kemudian dibebaskan, adalah anggota tim kampanye untuk tiket Prabowo Subianto Hatta Rajasa.

Pada pemilihan 2019, Prabowo menantang Jokowi lagi, dengan pebisnis yang beralih menjadi politisi Sandiaga Uno. Namun, La Nyalla telah memberikan dukungan di balik tawaran pemilihan kembali Jokowi. Dengan mengatakan bahwa kampanye Jokowi memiliki “program yang lebih jelas dan lebih konkrit”.

Spekulasi tersebar luas bahwa La Nyalla melakukan langkah itu setelah Prabowo tidak mengakomodasi kepentingan politiknya. Pada pemilihan gubernur 2018 di Jawa Timur, La Nyalla disebut-sebut sebagai tokoh yang paling berpotensi mendapat nominasi gubernur yang aman dari Partai Gerindra Prabowo. Namun, Prabowo memutuskan untuk mendukung Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno sebagai gantinya.

La Nyalla mengklaim Jokowi menyuruhnya untuk membiarkan hal itu berlalu.

Jokowi dan La Nyalla bertemu di tengah-tengah rapat komite kerja nasional tim kampanye Jokowi Ma’ruf Amin di Surabaya. Pada kesempatan itu Jokowi meminta semua pejabat di tim untuk menjelaskan program infrastruktur dan mengklarifikasi masalah PKI kepada publik.

“Intinya adalah, semua anggota tim, baik di tingkat nasional maupun regional. Harus dapat menjelaskan semua program yang telah kami kerjakan,” kata Jokowi. “Mereka juga harus menjelaskan kepada orang-orang bahwa itu [masalah PKI] tidak benar dan bohong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *