Nekat Lakukan Vandalisme di Thailand, 2 Turis Didenda Rp 460 Juta

KOMPASCOM – Dua turis asing yang berasal dari Inggris dan Kanada ditangkap karena melakukan aksi vandalisme yaitu mencorat-coret sebuah tembok yang berusia 800 tahun di Thailand.
Seperti dilansir dari Nextshark, turis yang bernama Lee Furlong dan Brittney Schneider ditangkap di sebuah hostel yang berada di Chiang Mai.

Kejadian tersebut bermula saat keduanya tertangkap kamera CCTV sedang mencorat-coret tembok di pintu masuk situs bersejarah Tha Phae Gate sekitar pukul 4 pagi waktu setempat pada Kamis (18/10).
Furlong yang berasal dari Inggris, menulis kata “Scouser” yang mengacu pada seseorang di negara asalnya di Liverpool. Sedangkan Schneider, turis asal Kanada tersebut kemudian ikut menuliskan sebuah huruf “B” sebuah inisial pertamanya di bawah kata “Scouser”.

Bukti Rekaman Dari CCTV Setempat :

Polisi juga menemukan barang bukti berupa kaleng semprot kosong di hostel tempat mereka menginap dan mengatakan bahwa keduanya kecanduan membuat grafiti. “Mereka juga mengakui kejahatannya itu” ujar seorang perwira seperti dikutip Reuters.

Atas perbuatannya, mereka diganjar hukuman 10 tahun penjara, dan mereka bisa didenda sebesar satu juta Bath (30.670 dollar) atau sekitar 460 juta rupiah.
Lebih lanjut, menanggapi vandalisme yang telah dilakukan oleh kedua turis tersebut, pihak otoritas setempat segera melakukan penghapusan terhadap grafiti yang dibuat oleh turis tersebut. Tindakan kedua turis tersebut pun mendapat reaksi keras dari para nentizen di media sosial.

Bagaimana menurutmu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *