Polemik Sinetron ‘Azab’: Ditegur KPI karena Tak Beretika

KOMPASCOM – Sinetron ‘Azab’ dan ‘Dzolim’ yang tayang di stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah melayangkan surat teguran untuk stasiun televisi yang menayangkannya.

Komisioner Bidang Pengawasan Isi Siaran Dewi Setyarini membenarkan surat teguran yang dilayangkan KPI untuk sinetron ‘Azab’ dan ‘Dzolim’ di Indosiar dan MNC TV. Namun, dia mengatakan belum mengetahui tanggapan dari Indosiar maupun MNC TV atas teguran ini.

Mendapat Teguran Dari pihak KPI

KPI sejak 25 Juli 2018 sudah melayangkan surat teguran ke pihak Indosiar. Dalam surat tersebut tertulis tayangan tersebut tidak memperhatikan ketentuan tentang perlindungan anak-anak dan remaja.

Dewi kemudian menyampaikan kekhawatirannya terhadap penayangan sinetron ini. Menurutnya, sinetron ini tidak menunjukkan norma dan etika yang tepat.
“Karena kurang logis terus kemudian kurang etis, jauh dari norma dan etika. Sebenarnya di titik itu sih cukup tidak punya etika gitulah,” tuturnya.
Dia kemudian mengungkapkan banyak masukan dari masyarakat ke KPI terkait adegan-adegan di sinetron ini. Adegan yang ditampilkan di sinetron ini dianggap jauh dari nalar.
Menurutnya, adegan ini juga dapat menimbulkan pendangkalan nilai-nilai keagamaan. “Yang jelas gini, kita mau bilang, kita khawatir masyarakat melihat sinetron seperti itu kemudian jadi kepercayaan terhadap keagamaan itu menjadi lebih (dangkal),” jelasnya.
Banyak netizen yang kemudian mengomentari sinetron ‘Azab’ ini. Salah satunya pemilik akun @cicifbrynt yang menuliskan kebingungannya atas sinetron azab.

Tidak hanya itu, ada juga postingan yang mengeluhkan tayangan dar sinetron ini. Keluhan itu ditunjukkan pemilik akun @ekaputeri__.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *