China Serukan Warganya Untuk Siap Perang Dengan Jepang

China Serukan Warganya Untuk Siap Perang Dengan Jepang

Kompas.com – Sengketa Laut China Timur antara China dan Jepang kian memanas. Rakyat China melalui internet menyerukan agar militer mereka menyerang Jepang.

Mereka minta Jepang agar tidak main-main dengan kedaulatan China. Pemerintah China, pekan lalu telah menerbitkan peta koordinat untuk zona pertahanan udara Laut China Timur. Klaim blok udara itu juga disertai aturan, bahwa setiap pesawat yang melintasi udara di kawasan itu harus izin dan mematuhi aturan yang dibuat Beijing.

Namun, Amerika Serikat dan Jepang sengaja mengabaikan aturan itu. Kemarin, dua pembom B-52 AS nekat terbang di blok udara Laut China Timur tanpa izin Beijing. Tindakan serupa dilakukan Jepang pada hari ini (27/11/2013).

 

China Serukan Warganya Untuk Siap Perang Dengan Jepang

Tindakan Jepang itu memicu kemarahan sejumlah rakyat China. Mereka menganggap Jepang tidak pernah menyesal atas tindakan mereka, termasuk peristiwa Perang Dunia Kedua. Pemerintah China mencegah rakyatnya menggelar protes turun ke jalan untuk mengekspresikan kemarahan mereka terhadap Jepang. Namun, mereka tidak kehilangan cara untuk menyuarakan kemarahan mereka.

Hari ini, banyak warga di China memanfaatkan situs jejaring sosial Sina Weibo (sejenis Twitter), yang menyerukan agar militer China memberi “pelajaran” terhadap Jepang. ”Kau sedikit tahu malulah Jepang. Militer kami harus menggempur keras Anda, menyerang sampai Anda mengakui kesalahan, sampai Anda memberikan tanah kami kembali,” kicau pengguna akun Hong Zaixing, seperti dikutip Reuters.

”Kita harus menyerang mereka, saya bersedia untuk mendaftar,” tulis Hong Yindou, pengguna Sina Weibo lainnya. Sebagian lagi dari mereka menyerukan agar China menangguhkan semua hubungan ekonominya dengan Jepang.

”Boikot barang-barang Jepang, bunuh pencuri. Cara terbaik adalah memotong semua pertukaran ekonomi dengan Jepang. Dalam setahun mereka akan runtuh,” bunyi para pengguna situs jejaring sosial di China.

Tak hanya warga sipil, para tokoh China melalui internet juga menyerukan hal serupa. Pensiunan Mayor Jenderal, Luo Yuan, salah satu tokoh militer China, blak-blakan berkomentar di Sina Weibo, agar China menegakkan zona dengan kekerasan. ”Ini harus ditegakkan dengan serius. Tidak ada negara berpikir mereka bersedia menjadi pelabuhan (orang),” tulis Yuan.

”Jika mereka menolak untuk mematuhi aturan, dan bertindak sengaja meskipun bertentangan, Angkatan Bersenjata China akan mengambil langkah-langkah darurat dan defensif.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *