Mengulas Kisah Balik Janji Jokowi Versi Hoax

 Kompascom  ||- Banyaknya meme janji Jokowi yang bermunculnya justru di jadikan pihak warganet serta meneruskannya dengan fatwa tidak memilih pemimpin yg ingkar janji. Ada sebagian yang isi meme tersebut benar dan sudah direalisasikan.

Sebagian besar janji lain itu adalah hoax, mari kita lihat secara seksama agar tidak menimbulkan berbagai komentar pedas dari pihak netizen, baik yang pro ataupun yang kontra berikut ini ulasannya :

1• Buy-back Indosat.

Itu sebenarnya bukan janji, tapi saat ditanya wartawan yang dijawab Jokowi “kalau ada duitnya, kalau perlu kita buyback”. Ada faktor kondisional atau syarat untuk buy-back saham Indosat.

Kenapa sampai sekarang tidak buyback? Jawabannya adalah tidak ada duit untuk itu & tidak perlu melakukan buyback itu. Indonesia masih punya Telkomsel yang jauh lebih sehat dibanding Indosat dan duit pemerintah lebih strategis untuk membangun infrastruktur yang lebih bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di masa depan. Bahkan telkomsel baru saja meluncurkan satellite pertamanya .Langkah tidak buyback Indosat sudah tepat.

2• Tidak bagi-bagi kekuasaan.

Itu kondisi saat menggalang dukungan untuk capres, Jokowi tidak mau janjikan posisi menteri sebagai syarat bagi partai yang mau mendukung.

Setelah menang Jokowi mempertimbangkan meminta kader partai pendukung atau tokoh pendukungnya, itu langkah yang rasional.

*Yang tidak bermoral itu transaksi jabatan di depan, kalau mendukung nanti dijatahi sekian menteri*.

3• Tidak menaikkan harga BBM.

Itu janji kapan? Kalau tuduhannya masa kampanye, pasti itu hoax. Kalau itu 2018, benar Jokowi tidak naikkan harga premium.

Tapi kenapa harga Pertalite dan Pertamax naik? Dari lahirnya Pertalite dan Pertamax emang BBM non subsidi, ikuti harga pasar (diatur dalam UU)

Soal premium langka di perkotaan itu wajar, pemerintah mengutamakan premium satu harga menjangkau pelosok pedalaman dan pulau terpencil. Premium bersubsidi bukan hak orang kota yang sudah puluhan tahun dimanja.

4• Tidak impor pangan.

Tidak ada negara di dunia ini yang tidak impor pangan secara total. Jokowi berusaha menguranginya.

5. Ciptakan Mobnas.

Mobil Esemka sejak Jokowi jadi presiden sudah digenjot urusan sertifikasi dan langsung bangun production line.

Tahun 2016 Esemka sudah mulai produksi masal. Kalau ada yang bilang kok ngak kelihatan seliweran di jalan? Coba dipikir..produksi Esemka masih kecil dibanding mobil merk Jepang, Eropa dan Amerika, tentu saja tidak mungkin mengimbangi untuk saat ini.

Contohnya pabrik Kertas Nusantara milik Prabowo pernah liat ngak di toko buku dan stationary? Kok semua merk Sinarmas Paperone? Mana kertas buatan pabrik prabowo ?

6• Persulit investasi asing?

Jelas tidak masuk akal mau membangun tanpa masuknya investasi asing. Invesatasi jaman jokowi dibuat untuk memakmurkan rakyat dengan skema yg lebih menguntungkan, contoh Freeport, blok rokan, dll.

7• Tidak mencabut subsidi.

Jokowi tidak mencabut subsidi, hanya mengubah alokasinya agar tepat sasaran, penerima subsidi adalah masyarakat yang benar-benar layak diberi subsidi.

Mari kita uraikan, wajib simak:

1. Subsidi BBM era SBY 340 triliun setahun, tapi diluar Jawa kendaraan antri BBM gila-gilaan sampai panjangnya berkilometer.

Era Jokowi subsidi 900 miliar setahun tapi BBM selalu ada di SPBU dan APMS. Jika kosong hanya ada keterlambatan pengiriman.

Tapi premium langka! premium jatah buat subsidi rakyat di pedalaman dan pulau terpencil. Orang kota pakai Pertalite atau Pertamax.

2. Subsidi listrik tidak pernah dicabut, hanya dialihkan.

Dulu jutaan rakyat yang puluhan tahun sejak Indonesia merdeka tidak ada listrik, sekarang sudah menikmati listrik.

Mereka adalah orang miskin di pelosok negeri yang lebih layak dapat subsidi.

Sementara warga di kota puluhan tahun nikmati listrik subsidi bahkan sudah 3 turunan. Sudah pakai smartphone, punya tv layar datar, pakai kulkas, AC, mesin cuci dan mampu beli motor bahkan mobil, kini saatnya bayar listrik tanpa subsidi.

8• Tidak akan utang lagi.

Ini hoax. Tidak ada negara yg tidak berhutang bahkan Saudi Arabia dan amerika! Hutang dikendalikan dg baik oleh pemerintah jokowi untuk membangun infrastruktur, KIS, KIP dan PKH dll.

9• Stop mobil murah.

Dulu SBY buat skema pajak minimalis buat mobil murah untuk Toyota dan Daihatsu. Faktanya Jokowi batalkan program itu. Terbukti Jokowi hebat dan berani.Tapi Jokowi tidak pernah mengatakan stop mobil murah, karena Esemka itu termasuk mobil murah.

10• Ciptakan 10 juta lapangan kerja baru.

Ternyata 10 juta lapangan kerja buat WNI sudah terlampaui sebelum 5 tahun. Fakta ini sangat menyakitkan bagi kaum KMPret, yang suka fitnah. Mereka buat lagi hoax seolah 10 juta lapangan kerja itu buat tenaga kerja China.

Tenaga kerja china umumnya untuk proyek infrastruktur dan industri yang sulit dilakukan pekerja lokal karena umumnya menggunakan peralatan teknologi dari China yang belum umum di Indonesia.

Kaum fitnahwiah juga membuat hoax 10 juta tentara China sudah masuk Indonesia dengan menyamar jadi tenaga kerja. Mari Berpikir Cerdas Dengan Akal Sehat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *